-
(2199)
>
(2199) Tahniah wa cakap luuuu
Tue, 9 March 2010 13:05:05 +0000
email


apalah nak dibanggakan pada negara Indo ni..
segala2nya dah terbukti negara kurap
...............................................


JAKARTA, KOMPAS — Indonesia yang disebut-sebut sebagai salah satu bintang negara emerging markets ternyata merupakan negara terkorup dari 16 negara tujuan investasi di Asia Pasifik. Demikian hasil survei bisnis yang dirilis Political & Economic Risk Consultancy atau PERC, Senin (8/3/2010).

Dalam survei tahun 2010, Indonesia menempati peringkat pertama sebagai negara terkorup dengan mencetak skor 9,07 dari nilai 10. Angka ini naik dari 7,69 poin tahun lalu.

Posisi kedua ditempati Kamboja, kemudian Vietnam, Filipina, Thailand, India, China, Malaysia, Taiwan, Korea Selatan, Makao, Jepang, Amerika Serikat, Hongkong, Australia, dan Singapura sebagai negara yang paling bersih.

Survei yang melibatkan 2.174 orang eksekutif tingkat menengah dan senior di Asia, Australia, dan Amerika Serikat ini melihat bagaimana korupsi berdampak pada berbagai tingkat kepemimpinan politik dan pamong praja serta lembaga-lembaga utama. Survei ini juga mencakup penelitian tentang pengaruh korupsi terhadap lingkungan bisnis secara keseluruhan.

Mengenai Indonesia, lembaga yang berbasis di Hongkong menyebutkan bahwa dengan merajalelanya korupsi di semua level, perang korupsi yang dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah terhambat politisasi isu yang dilakukan oleh pihak yang merasa terancam oleh aksi yang dilakukan SBY.

"(Hasil) korupsi digunakan oleh para koruptor untuk melindungi mereka sendiri dan untuk melawan reformasi. Seluruh perang terhadap korupsi terancam bahaya," sebut laporan itu.

Untuk diketahui saja, Reuters sebelumnya melihat bahwa kasus Century merupakan pertarungan antara kubu reformasi dan anti-reformasi. Reuters menilai bahwa Menkeu Sri Mulyani telah melakukan reformasi birokrasi untuk membersihkan para pejabat korup di Direktorat Pajak dan Direktorat Bea Cukai yang berada di bawah kementerian yang dia pimpin.

Menurut Reuters, dengan mengutip seorang investor AS di Indonesia, para investor sangat khawatir dengan para politisi Indonesia yang lebih tertarik untuk bertarung memperebutkan kekuasaan daripada mendukung proses reformasi.

"Kehilangan seorang reforman akan membuat investor khawatir bahwa Indonesia akan kembali ke kapitalisme kroni, yang akan sangat menyakitkan bagi para investor dan sebagian besar bangsa Indonesia, setidaknya bagi mereka yang bukan dari bagian para taipan atau secara politis berhubungan baik ataupun keduanya," ungkap investor yang enggan disebut namanya ini.

(2198) anti maling
Sat, 6 March 2010 16:36:29 +0000

apa sehat malingsia kalo menteri kesehatannya otaknya porno aja?

(2197) anti maling
Sat, 6 March 2010 16:26:01 +0000

gak sadar kalo langsung dialirin ke malaysia taiknya?

(2196) XXX-Men
Fri, 5 March 2010 15:43:16 +0000
email

Tuesday, May 12, 2009
80 Juta Orang Buang Air Besar Sembarangan
By Republika Newsroom
Selasa, 28 April 2009 pukul 16:21:00

SOLO -- Ingin tahu berapa jumlah penduduk Indonesia yang buang air besar di tempat sembarangan?. Menurut perhitungan Nugroho Tri Utomo, Kepala Sekretariat Tim Teknis Pembangunan Sanitasi/Kepala Sub-Direktorat Air Minum dan Air Limbah, Direktorat Pemukiman dan Perumahan Bappenas, yang melakukan hal itu sebanyak 80 juta orang.
''Jadi, sekitar 30 persen dari jumlah penduduk Indonesia buang air besar atau berak di kali, pematang sawah, pantai, waduk, dan alam terbuka lainnya,'' tutur dia dalam acara Media Gathering City Summit Surakarta, Selasa (28/4).

Lokakarya Sanitasi Perkotaan (City Summit), diikuti 13 kota, tiga kota metropolitan dan empat kota program sanitasi lain, berlangsung di Solo, 28-30 April. Mereka disamping lokakarya juga akan mengunjungi lokasi sejumlah proyek sanitasi di Kota Bengawan.
Menurut Nugroho, saban hari sungai, danau, waduk, pantai, sawah, dan sungai di Indonesia kebanjiran 14.000 ton tinja manusia. Angka ini setara dengan 14.000 gajah. Padahal, gajah yang hidup di negeri ini tidak sebanyak itu.

Saking banyaknya orang buang air besar sembarangan, kata dia, menimbulkan dampak buruk terhadap kondisi sanitasi lingkungan.''Kita sudah tidak sanggup lagi menangani masalah ini, karena sudah menyangkut sikap mental manusia yang sejak awal kurang sadar akan sanitasi sehat,'' katanya.

Salah satu dampak sanitasi buruk yang dihadapi sekarang adalah, 50 dari 1.000 bayi lahir tidak mencapai usia limja tahun. Ini disebabkan faktor dominan sanitasi yang sangat buruk. Tapi, menurut Nugroho,''kalau kita sadar membantu perbaikan sanitasi Rp 1, kita akan dapat manfaat Rp 11. Namun, kalau kita memperburuk sanitasi lingkungan, kitab harus mengeluarkan ongkos Rp 36.

Ini salah satu contoh betapa buruknya sanitasi di negeri ini. Buruknya sanitasi lingkungan, menurut dia, bukan disokong oleh limbah industri. Tapi, 80 persen justru disokong oleh limbah domestik. Termasuk buang air besar disembarang tempat, atau tidak dilakukan di WC (water close) yang baik. Jadi, kebanyakan orang belum sadar akan krisis sanitasi.

Dikatakan juga oleh Nugroho, dampak buang air besar sembarangan juga menyebabkan 75 persen sungai-sungai yang melintas kota-kota di Indonesia tidak layak untuk air minum. Ini karena merupakan air limbah. Oleh karena itu, PDAM se-Indonesia harus kerja ekstra keras untuk mengolah air limbah menjadi air layak kunsumsi.

Atau dampak air sanitasi butuk tersebut, PDAM paling tidak harus mengeluarkan ongkos sekitar 15 sampai 30 persen lebih mahal -- jika dibandingkan dengan mengolah air yang terjaga sanitasinya. Kondisi sebagian kecil ini, menurut Nugroho, yang disebut krisis sanitasi. Baik sanitasi perorangan oleh limbah tinja manusia, persampahan, maupun selokan atau drainase. Hal ini banyak tidak disadari oleh sebagian besar pejabat pemerintah, swasta maupun masyarakat pada umumnya.

Yang lebih menyedihkan, hingga saat ini pemerintah terlalu sedikit mangalokasikan anggaran yang diperuntukan untuk perbaikan sanitasi. APBD I dan II hanya satu persen. APBD sekitar delapan permilnya. Jadi, perhatian terhadap sanitasi lingkungan masih sangat minim sekali. eds/pur

Hahahahaha.....

(2195) XXX-Men
Mon, 1 March 2010 14:09:44 +0000
email

Tolak Eksekusi, Warga dan Polisi Bentrok
Iwan Taruna dan Syamsul al Timen

Unjuk rasa warga di PN Makassar.

22/02/2010 21:15

Liputan6,com, Makassar: Keributan mewarnai unjuk rasa ratusan warga di Pengadilan Negeri Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (22/2), yang menolak rencana eksekusi lahan.

*** Keributan terjadi ketika polisi menangkap seorang pengunjuk rasa yang akan menurunkan bendera Merah Putih di halaman PN Makassar. Melihat rekannya ditangkap, pengunjuk rasa lainnya berusaha menghalangi. Saling dorong pun tak terhindarkan.***

Kericuhan kembali terjadi saat polisi menaikkan rekan mereka ke dalam mobil patroli. Pengunjuk rasa kembali menghadang. Merasa dihalangi, polisi pun mengejar pengunjuk rasa.

Unjuk rasa menolak eksekusi oleh ratusan warga Pandang Raya, Kecamatan Panakkukang ini awalnya berjalan lancar. Mereka menuntut PN Makassar membatalkan eksekusi karena dinilai salah alamat. Apalagi PN Makassar sudah menjadwalkan eksekusi akan dilakukan hari Selasa besok.(ADO)

----------

Ini berita benar bro. Orang Makassar sudah MUAK sama Merah Putih nya orang Jawa.

(2194) pisssssssssss
Mon, 1 March 2010 07:42:07 +0000

PERSAHABATAN ITU INDAH, pahala berlimpah, rahmat dari ALLAH,

(2193) Palembang Boy
Sat, 27 February 2010 16:51:53 +0000
email

Nasionalis2 didikan Jawa ngumpet ke mana??

Nih gua copas...

---------
Nah, dari bro Mahawangsa!

----------
Anak-anak Perbatasan Lebih Hafal Lagu Kebangsaan Malaysia
02 Jan 2010

* Politik
* Rakyat Merdeka

BURUKNYA infrastruktur di daerah perbatasan disesalkan anggota DPD dari Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Hainan. Dia menilai, buruknya infrastruktur akan berdampak negatif bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)."Banyak masyarakat di daerah perbatasan yang berkeinginan untuk pindah negara. Contohnya saja masyarakat di Kecamatan Puring Kencana, Kabupaten Hulu, Kalbar," ujarnya kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Dia mengatakan. Kecamatan Puring merupakan daerah yang sudah lama terisolir karena buruknya infrastruktur. Meski sudah banyak menteri yang berkunjung ke sana, hingga kini belum juga ada realisasi dari kunjungan tersebut.
"Makanya tidak heran kalau banyak masyarakat di sana lebih memilih untuk bergabung dengan Malaysia yang dianggap lebih menjanjikan," cetusnya.

Dia mencontohkan masalah kesehatan. Pelayanan kesehatan Indonesia jauh tertinggal dengan Malaysia. Akhirnya, masyarakat di sana memilih untuk berobat ke negeri jiran itu. Yang parahnya lagi, sambung dia, banyak anak-anak di sana lebih hafal lagu kebangsaan Malaysia ketimbang Indonesia Raya."Itu semua, karena akses informasi lebih banyak dari Malaysia," bebernya.

Pemerintah, tegasnya, harus segera membenahi daerah perbatasan dan berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sana dengan program-program yang berkelanjutan. Kalau itu tidak dilakukan, jangan salahkan kalau masyarakat di sana memilih bergabung dengan Malaysia."Itu terjadi bukan karena Malaysia yang merebut daerah itu, tetapi justru Indonesia yang membuangnya," tandas Hairiah.
----------

Damaikan semuanya... XD

(2192) ALivInz
Thu, 25 February 2010 03:09:41 +0000
email

mangnya, MALINGSIA gag maluu??? bner bner daaah...................MALU maluin deH si mALINGSIA tuuu............

(2191) thomasjojo
Wed, 24 February 2010 16:09:38 +0000
url  email

No to Malaysia ?

can somebody tell me in English what this is ?



please..

(2190) mampus
Fri, 19 February 2010 06:48:04 +0000

malingsia cuman bisa kaya klo maling doank

>

 Name *
 Email
 Website
 Text *
* Mandatory

Popularity: 13% [?]

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • StumbleUpon