Truly Maling Asia
Berita
Cyber War Telah Di Mulai
Aug 31st
Jakarta – Ramainya kontroversi Indonesia-Malaysia dijadikan alasan sejumlah kalangan untuk melakukan aksi usil pada beberapa situs milik negeri serumpun itu. Forum online dan jejaring sosial pun ramai membicarakannya. Informasi yang diterima detikINET, Selasa (31/8/2010), menyebutkan ada beberapa aksi mengubah tampilan pada situs web yang berasal dari Malaysia. "Saat ini hacker indonesia sedang melancarkan serangan cyber
TPI Siap Hentikan Upin-Ipin!
Aug 30th
Jakarta – Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) menghormati usulan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan untuk menghentikan program tayangan Upin-Ipin, sebagai gertakan ringan pada Malaysia. TPI akan menghentikan tayangan edukatif itu jika ada keputusan embargo pemerintah terhadap produk Malaysia. "Kita akan lihat, kalau itu keputusan politik, dari putusan pemerintah (meminta) kita harus melakukan embargo produk Malaysia, kita
UMM Tolak Calon Dokter Dari Malaysia
Aug 30th
Malang – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dengan tegas menolak mahasiswa dari Malaysia menimba ilmu di bidang kedokteran dan farmasi. Pasalnya, peralatan canggih dan biaya mahal milik negara di Fakultas Kedokteran hanya sarana belajar mahasiswa dalam negeri. "Kami secara jelas menolak mahasiswa dari Malaysia, begitu juga dari negara lain. Karena fasilitas kita gunakan bukan untuk memberikan
Surati PM Najib Ajak Damai, Presiden SBY Lembek
Aug 28th
INILAH.COM, Jakarta – Jika surat yang dikirim oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada PM Malaysia bukan nota protes maka hal itu mempertegas bahwa sikap Presiden lembek. “Saya baru dapat informasi mengenai presiden yang mengirimkan surat ke pemerintah malaysia, terkait pernyataan malaysia yang berang dengan Indonesia. Saya tidak tahu apa isi surat itu, semoga itu
Aksi Bisu Seorang Diri, Fajar Isnu Siap Ikut Perang Lawan Malaysia
Aug 27th
Surabaya – Aksi perlawanan terhadap kearoganan Malaysia meluas hingga ke daerah. Di Kota Surabaya, setelah Taufik Monyong dan kawan-kawannya aksi membakar bendera Malaysia di depan Grahadi, giliran seorang pemuda menggelar aksi bisu di Monumen Bambu Runcing, Jumat (27/8/2010). Fajar Isnu alias Inung Bonek dengan mengenakan kaos bertuliskan 1 Love RI, membawa sebuah poster yang berbunyi
Bawa Replika Meriam, Seniman Surabaya Bakar Bendera Malaysia
Aug 27th
Surabaya – Seorang seniman Surabaya melakukan aksi tunggal membakar bendera Malaysia di depan Gedung Negara Grahadi Jalan Gubernur Suryo. Aksi seniman bernama Taufiq ini juga menyerukan anti Malaysia dan mengimbau ke seniman agar menumbuhkan rasa nasionalisme terhadap Bangsa Indonesia. Pria berambut gondrong ini juga membawa replika senjata meriam yang diletakkan di atas motor Vespa buntutnya.
Kedubes Malaysia Didemo Lagi, Seratusan Polisi Siaga
Aug 26th
Jakarta – Kedubes Malaysia kembali menjadi sasaran pendemo. Kali ini, giliran aktivis dari Forum Kebangsaan Indonesia dan Forum Betawi Rempug beraksi. Seratusan polisi bertameng dan water cannon disiagakan. Massa Forum Kebangsaan Indonesia dan Forum Betawi Rempug yang berjumlah seratusan orang mulai turun dari bus dan menyeberang menuju Kedubes Malaysia, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta
KBRI Imbau Warga Malaysia Abaikan Kelompok Bendera
Aug 26th
Kuala Lumpur – Aksi pelemparan tinja ke Kedubes Malaysia di Jakarta oleh para demonstran Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) telah menimbulkan kemarahan pemerintah dan publik Malaysia. Apalagi kelompok Bendera mengancam akan melakukan sweeping terhadap warga negara Malaysia di Jakarta. Namun pejabat Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia, menegaskan bahwa ancaman Bendera tersebut hanyalah
Malaysia Hilang Kesabaran
Aug 26th
Kuala Lumpur – Gara-gara aksi pelemparan tinja ke Kedubes Malaysia di Jakarta, Malaysia hilang kesabaran. Kecaman atas aksi para demonstran Indonesia tersebut terus menghiasi pemberitaan media-media Malaysia hari ini. Bahkan sejumlah harian mengangkat soal hilang kesabaran itu sebagai judul artikel mereka. Harian The Star misalnya, menulisnya dengan judul “Malaysia losing patience after demos in Jakarta
Menlu Malaysia Akan Keluarkan Travel Advisory Ke Indonesia
Aug 26th
Jakarta – Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Seri Anifah menyatakan, Malaysia hilang kesabaran terkait aksi demonstrasi yang tertuju ke kedutaannya di Jakarta. Meski demikian, pihaknya tidak akan melakukan hal serupa seperti yang dilakukan demonstran Indonesia di Kedutaan Besar Malaysia beberapa waktu lalu. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam jumpa pers yang digelar, Rabu (25/8/2010), kemarin. Anifah juga
Kedubes Malaysia Di Lempar Tai Oleh Demonstran
Aug 23rd
Jakarta – Aksi 20 aktivis Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) di Kedubes Malaysia berakhir ricuh. Aktivis Bendera melempari Kedubes Malaysia dengan feces (kotoran manusia). 4 Aktivis itu lalu ditangkap polisi. “Kita akan memberikan hadiah kepada Malaysia. Sebuah kado istimewa buat Dubes Malaysia,” kata seorang orator di depan gerbang Kedubes Malaysia di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan,
Malaysia Lupa Kacang Akan Kulitnya
Aug 21st
INILAH.COM, Jakarta – Negara-negara asing, kebetulan sering dibingungkan oleh perbedaan antara antara MalaySIA dan IndoneSIA. Karena bagian akhir dari prononsasi kedua nama itu, kedengarannya mirip. Masih soal teroris asal Malaysia. Selama perburuan, tak sepatah katapun terucap dari Malaysia misalnya Kualalumpur bersedia membantu Indonesia menangkap Azahari dan Noordin. Hingga kedua teroris itu ditembak mati Densus 88,
RI Pantas Balas Permusuhan Malaysia
Aug 21st
INILAH.COM, Jakarta – Jargon bahwa Malaysia merupakan bangsa serumpun, sehingga dianggap sebagai sahabat dekat, sebenarnya lebih memperdaya Indonesia. Malaysia memanfaatkan kelengahan Indonesia sehingga hubungan kedua negara lebih menguntungkan Kualalumpur. Lebih tegas lagi, sejatinya, Malaysia tidak pantas dipandang sebagai sahabat karena banyak kebijakannya yang memusuhi dan merugikan Indonesia. Kehebatan Malaysia adalah terletak pada kecerdikannya memanfaatkan ungkapan
Waspadai Insiden Bintan Berakhir Seperti Sipadan Ligitan
Aug 20th
Jakarta (ANTARA) – Kepala Riset Pusat Kajian Pembangunan Kelautan dan Peradaban Maritim Suhana meminta Pemerintah mewaspadai insiden pengawas perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di perairan Bintan, Kepulauan Riau, berakhir seperti kasus Sipadan dan Ligitan. "Perlu kita cermati secara mendalam, insiden perairan Bintan jangan sampai menjadi strategi untuk mengklaim perairan Bintan sebagai wilayah kedaulatannya," kata
















10 Komentar Terakhir