Related Post

19 Comments Already

commenter
Yudi Said,
August 26th, 2009 @4:32 am  
Posted from Australia Australia

ahahahaha… ini sudah membuktikan bahwa selera musik MALINGSIAL itu SANGAT SANGAT SANGATLAH BURUK hahahahahahaha… sampai rakyatnya saja malas dengan lagu mereka hahahahahaha…

m ampos ^_^

yaaa maklum aja. namanya juga negara tanpa budaya. kemerdekaan aja diberikan oleh inggris atas dasar belas kasihan. well… udah ah lagi puasa hahahahaha

commenter
bintan Said,
September 4th, 2009 @5:52 pm  
Posted from Singapore Singapore

malaysia new artis do not high caliber, this is for sure, as the latest group VE came up with an album but there are song copied from indonesia artis, they did not even change the lyrics, this show how lazy they are.

but the music industry in malaysia is just like the malaysia ecomony, GOING NO WHERE, bankrupt.
they artis can go back to gardening and plant more corn.

commenter
Pay joe Said,
September 7th, 2009 @2:11 pm  
Posted from Indonesia Indonesia

dari artikel diatas saja kita tahu kalau malingsia bikin lagu yang bisa laku dipasar mereka saja susah, apalagi bikin budaya yang Maha karya seperti pendet, reog gak mungkin bisa lah, kecuali plagiat menjiplak dan mengaku alias maling, yang notabenya budaya asli malingsia original yang sudah dipatenkan ( unik gak)
budaya maling koq dipatenkan kalau gak malaingsia mana ada ha ha ha ha ha
I LOVE U Full INDONESIA MERDEKAAAAAAAAAAAAAA AAA

commenter
Gendruwo Said,
September 24th, 2009 @8:15 am  
Posted from Indonesia Indonesia

Menurut saya pemerintah malingsia tidak usah membatasi lagu-lagu Indonesia.
Serahkan saja pada pasar, yang paling cocok untuk selera orang malingsia itu biarkan saja mereka mendengarkan lagu-lagu Indonesia.
Lagu Indonesia itu bagus, bermutu kok di batasi, yang perlu dibatasi adalah para Ilegal Logging, para teroris.
Malu kan hari gini kok masih ada pembatasan selera, itu melanggar Hak asazi, …..oke bro.

commenter
October 11th, 2009 @1:32 am  
Posted from United States United States

Bears run away when you yell at them, even lynxes. ,

commenter
Asal Kerinci Said,
October 11th, 2009 @1:46 am  
Posted from Malaysia Malaysia

Kalau Indon sudah ramai di Malaysia, merekalah yang paling ramai mendengar radio jadi permintaan untuk lagu dari Indon tentu tinggi. Orang Malaysia tak ramai mendengar radio sekarang sebab mereka asyik menonton TV Astro hampir ada 100 rangkaian. Buang masa mendengar radio. Nampaknya orang Indon di Indonesia masih kurang faham.

commenter
Dinocell Said,
October 11th, 2009 @5:16 am  
Posted from Indonesia Indonesia

Asal Kerinci Said,October 11th, 2009 @1:46 am
Posted from Malaysia
———- ——————– ——————– ——-
Itulah Bukti Bahwa Malaysia adalah milik indonesia……….. ………………

commenter
Dinocell Said,
October 11th, 2009 @5:18 am  
Posted from Indonesia Indonesia

INILAH BUKTI BAHWA MALAYSIA TAK MAMPU BERSAING DENGAN INDONESIA……….. ….. DULU TAHUN 80an POPULER LAGU2 MALAYSIA DI INDONESIA SEPERTI ISABELA, DERU DEBU, DLL…. TAPI KINI TAK ADA APA2NYA…. BAHKAN DI NEGARANYA SENDIRI TAK MAMPU BERSAING… HA HA HA HA

commenter
Asal Kerinci Said,
October 11th, 2009 @12:19 pm  
Posted from Malaysia Malaysia

Dinocell Said,October 11th, 2009 @5:18 am
Posted from IndonesiaINILAH BUKTI BAHWA MALAYSIA TAK MAMPU BERSAING DENGAN INDONESIA……….. ….. DULU TAHUN 80an POPULER LAGU2 MALAYSIA DI INDONESIA SEPERTI ISABELA, DERU DEBU, DLL…. TAPI KINI TAK ADA APA2NYA…. BAHKAN DI NEGARANYA SENDIRI TAK MAMPU BERSAING… HA HA HA HA================== ======== kalau begitu Orang Indon tak perlu merempat di Malaysia. Bagi saja makan Orang Indon dengan lagu-lagu yang mengasyikan itu. Kerana ada orang seperti kamulah Dinocell, Allah turunkan bala di Indonesia yang menyebabkan orang baik-baik di Indonesia turut sama di timpa bala itu.

commenter
malasial Said,
October 27th, 2009 @7:41 pm  
Posted from Indonesia Indonesia

bodoh musik malashit tidak mutu, haha…
jadi babi aja orang2 malayshit klo tidak bisa seni.

commenter
Dinocell Said,
October 28th, 2009 @1:03 am  
Posted from Indonesia Indonesia

Sumpah Pemuda versi orisinal[2]:

Pertama
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kedoea
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Sumpah Pemuda versi Ejaan Yang Disempurnakan:

Pertama
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kedua
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
28 Oktober 1928

commenter
maling oon Said,
October 28th, 2009 @6:22 am  
Posted from United States

sumber detiknews.com … satu lagi TKI Indonesia tewas di malaysia …. majikan wanita bebas dengan jaminan majikan pria masih di buru polisi …

commenter
marionette Said,
October 28th, 2009 @4:40 pm  
Posted from Malaysia Malaysia

Oii…. Nationalisme dan bknnya rasisme ya?? BaGooSS Bangat..

manusia2 yang datang dr indon masuk dlm tanah yang kamu bilang MALINGSIAL
mcari rezeki.. kamu tidak tau betapa ramainya rakyat kamu di sini??
sudahpun jadi warganegara?? memenuhi tanah sabah??

hey sedar lahh!! kamu seharusnya bersyukur kerana

malaysia tidak menghalau kamu mencari uang d sini!!
tidak menghalang kamu migrasi secara haram!!
melakukan jenayah !! apa lagi?? apa lagi kamu mau??

tiap kali kamu berada dlm kesusahan Malaysia selalu membantu, tapi, KAMU?”? pernah mngucapkan terima kasih??? Mcm TAIiii!!! phuikk!!!

sebalik nya menghina ya?? maling ya??
RAMAI GILA MALING DARI INDON DTG KE MALAYSIA??

bodoh sombong… nationalisme kono.. teruk skali . tanya pemimpin kamu kiranya malaysia pernah menghulurkan bantuan kpda kmu atau tidak… klu bkn kami… kasian manusia2 indon yg di timpa kecelakaan bumi~~ jgn sebarang tuduh, jgn sbarang ngomong.. apa otak kamu d lutut ya?? priksa dulu sebelum menuduh…..

commenter
Dinocell Said,
October 29th, 2009 @2:37 am  
Posted from Indonesia Indonesia

marionette Said,
October 28th, 2009 @4:40 pm
Posted from Malaysia Malaysia
———- ——————– ——————– ———-
Malaysia memang tak menghalau orang indonesia yang telah salah memilih jalan pergi ke malaysia, karena malaysia mengambil keuntungan dan memanfaatkan orang2 indonesia yang telah salah bepergian ke malaysia.
apakah kamu tidak melihat Bantuan makanan yang dikirim malaysia ke indonesia adalah makanan yang telah kadaluarsa……

commenter
Someone Said,
October 31st, 2009 @1:09 pm  
Posted from Indonesia Indonesia

Kami memang sangat nasionalis karena kami sayang dan cinta kepada negara kami sendiri. Itulah yang dinamakan BELA NEGARA. Bertindak sesuatu yang dilandasi rasa cinta terhadap tanah air untuk mempertahankan dan melindungi persatuan dan kesatuan negara Indonesia dan kedaulatan rakyatnya. Tercantum pada pasal 30 ayat 1 yang intinya “Setiap warga negara berhak dan berkewajiban untuk membela negara Indonesia”. Mungkin di Malaysia tidak ada hal semacam itu. Tapi di Indonesia ada, karena warga negara Indonesia sangat cinta terhadap tanah airnya!!! Sampai-sampai para TKI yang bekerja di Malaysia rela disiksa, dianiaya, disetrika tubuhnya, ditendang, dipukul, dan entah apa lagi yang telah dilakukan orang-orang Malaysia terhadap TKI Indonesia. Malah, mereka menuduh TKI-TKI Indonesia mencuri barang milik majikannya!!!Padahal sesungguhnya di antara ‘para majikan’ yang telah mencuri hak dari TKI Indonesia! Banyak di antara mereka tidak pernah menggaji TKI-TKI Indonesia selama mereka bekerja di sana. Belum lagi, ‘para majikan’ tersebut telah mencuri hak asasi manusia milik pembantunya yang tak lain dan tak bukan adalah orang-orang Indonesia! Kabar yang baru saja saya dengar adalah seorang TKI tewas dengan luka bekas siksaan majikannya, dan selama TKI itu bekerja dia tidak pernah diberi haknya. Seharusnya gaji yang diberikan adalah 15 juta rupiah. Saya tidak tahu berapa ringgit uang itu, yang jelas jumlah uang itu sangat amat besar sekali! Itu adalah salah satu kekejaman orang-orang Malaysia terhadap warga Indonesia yang berada di sana. Belum tentang pengakuan budaya kami. Reoglah, Pendetlah, Batiklah, dan banyak lagi. Apa kalian (orang-orang Malaysia) tidak kasihan dengan pelaku seni di Indonesia. Para nenek-nenek yang mengajarkan tari pada cucunya harus bersedih hati karena mendengar kabar tari Pendet menjadi salah satu budaya Malaysia di visit Malaysia 2009?!

Oke,,, kami di sini memang terkadang mengumpat kepada kalian. Itu memang sangat salah menurut saya. Tapi kami begitu karena kami tidak terima atas perlakuan Malaysia terhadap Indonesia. Bagaimana reaksi kalian semua jika salah satu barang berharga di rumah kalian ada yang hilang karena dicuri tetangganya sendiri?!?!?!? Betapa sedihnya kalian, apalagi yang mencuri tetangga kalian yang sudah kalian percayai?!?!?!

SU NGGUH SANGAT AMAT MENYAKITKAN!!!!!!!

commenter
Dinocell Said,
October 31st, 2009 @4:34 pm  
Posted from Indonesia Indonesia

10 November…… Hari Pahlawan………… . Mari Kita Kenang Peristiwa Heroik…. Perjuangan Arek-Arek Suroboyo, Melawan Sekutu dan penjajah dari bumi pertiwi ini

commenter
love peace Said,
November 1st, 2009 @11:58 am  
Posted from Indonesia Indonesia

paman jiran…

kalian iklas ngasih bantuan bencana g???
klo g iklas ambil tuh… kami g butuh…

kami tak ingin mengumpat paman jiran,, tp kami tak tahan dengan tingkah paman yang seenaknya memperlakukan saudara kami yang tinggal di negeri paman jiran, merebut sipadan dan ligitan, menklaim budaya indonesia…..

pa ntaskah paman jiran untuk tidak kami umpat?????
jawablah paman jiran..

commenter
adinda Said,
January 7th, 2010 @8:52 am  
Posted from Indonesia Indonesia

Kassiaaaaaannnn dech Loh

commenter
Oka Said,
February 26th, 2010 @9:31 pm  
Posted from United States United States

Kalau artis malay tidak bisa menyaingi artist INDONESIA !!!! suruh aja artist mereka jadi “pembantu /kru” artist INDONESIA … daripada keluarga mereka tidak makan…. industri musik disana jg suruh jual lagu INDONESIA daripada industri disana bangkrut….

Please Leave Your Comments Below

Please Note: All comments will be moderated