Jakarta | 13:48:02 WIB
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan mengatakan dirinya siap menyatakan perang jika ada negara yang mengganggu kedaulatan Negara Kesatuan RI (NKRI). Menurutnya, banyak yang menilai dirinya terlalu baik dengan negara lain.
Dengan demikian, dikhawatirkan Indonesia bisa kehilangan kedaulatannya. “Selain Presiden saya juga Panglima Tertinggi TNI. Jadi tidak mungkin satu jengkal pun negeri ini kita biarkan lepas,” katanya saat membuka Munas VIII Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI Polri (FKPPI) di Caringin, Bogor.
Namun, ia menyanggah hal itu karena dirinya telah bersumpah sejak mengabdi di TNI untuk menjaga kedaulatan RI. Untuk menjaga kedaulatan itu, bisa dengan berbagai cara seperti negosiasi. Namun jika negosiasi tidak berhasil, maka harus diselesaikan dengan jalan perang.
“Kalau untuk mempertahankan negara harus dengan perang, saya siap perang. Tetapi itu cara terakhir setelah kita mencari yang lain,” katanya. Untuk memutuskan sebuah perang harus dipertimbangkan berbagai langkah lain seperti biaya dari perang tersebut di saat pemerintah masih membutuhkan dana yang besar untuk membangun kesejahteraan masyarakat.
“Tetapi manakala tidak ada cara lain, tidak hanya kasus Ambalat, tentu akan kita lakukan perang. Ini bukan militerisme, tetapi militer kita harus diperkuat supaya kita tak dilecehkan negara lain,” katanya.
link: http://jurnalnasional.com/?med=Web&s…sional&id=3617
Popularity: 27% [?]









Posted from
Mudah2an pemerintah siap2 apapun yg terjadi, kecuali para koruptor yg pada takut mati. Langkah2 malaysia secara manuver sudah menunjukan kekuatan dan pelecehannya , serta menghina persahabatan/ persaudaraan antara NKRI dan malay.
Saya yakin pemerintah, TNI dan rakyat Indonesia tidak takut dengan perang. Kita berani mati untuk bangsa, negara dan rakyat ini. Dari dulu juga begitu, biarpun banyak yg mati, itu biasa.
Saya harap pemerintah membenahi Alusista secepatnya dan membuatnya yg banyak dan berkualitas.
Kala u memang mereka berhasil dalam ambalat, kita harus merebut ambalat dan kalimantan utara, agar mereka kapok.
Mereka itu penakut dan mereka sudah merencanakan kekuatan militernya jauh2 hari untuk merebut ambalat, pulau2, dan kalimantan.
Dan malaysia merasa yakin menang karena akan di bantu sama teman2nya yaitu neg commonwealth, dan tentu saja mamaknya juga beking.
Lalu NKRI bagaimana ?…… Apakah USA yg dukung dan menolong?…. kayaknya kemungkinan itu sangat tipis, mengingat kasus embargo (padahal pd waktu itu RI benar2 berharap), kalau Russia mungkin hanya mendukung saja tidak lebih.
Jadi menurut saya hanya rakyat, pemerintah dan TNI sendirilah yang akan bisa menyelamatkan/menolo ng negara dan bangsa ini.
Sekarang masih ada waktu tuk membenahi alusista TNI, dan mudah2an TNI bisa bekerja secara maksimal.
Semoga saja kehawatiran perang itu tidak terjadi ?…karena yg namanya perang pasti hancur hancuran.